Keadaan Setelah Gempa dan tsunami Melanda Kota Palu Jangan Lupa Salurkan Bantuanmu
Keadaan Setelah Gempa dan tsunami Melanda Kota Palu,
Semua akses lumpuh. Namun saat ini sinyal telepon seluler mulai tersambung, meski masih sulit.
Gempa
berkekuatan 7,7 SR berpusat di laut Donggala yang mengakibatkan tsunami
di Pantai Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat kemarin (28/9) telah
melumpuhkan kota Palu. Korban luka-luka dan meninggal sebagian besar
masih belum dievakuasi. Sebelumnya, gempa berkekuatan 5,7 SR yang
mengguncang Donggala pada pukul 14.00 juga terasa di Kota Palu dan
menimbulkan kepanikan.
Menurut
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita
Karnawati, tsunami tersebut terjadi beberapa menit setelah gempa besar
berkekuatan 7,7 SR mengguncang Kabupaten Donggala, Kota Palu dan
sekitarnya pada pukul 17.02 WIB. Titik pusat gempa sendiri berada di
kedalaman 10 km, tepatnya 27 km Timur Laut Donggala.
Kepala
Pusat Gempat dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono memastikan bahwa tsunami
yang terjadi tersebut cukup tinggi dengan ketinggian antara 1,5 meter
sampai 2 meter.
Padahal
sore itu, di sekitar Pantai Palu tengah dipersiapkan acara budaya
bertajuk pembukaan perhelatan Pesona Palu Nomoni ke III. Acara ini
adalah rangkaian HUT 40 Provinsi Sulawesi Tengah. Acara tersebut
rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sulteng pada pukul 19.15 WITA, dan
akan digelar pada 28 September hingga 3 Oktober 2018.
Saat
ini ada empat daerah yang terdampak paling parah setelah gempa dan
tsunami yang mengguncang Palu dan Donggala tersebut. Yakni Kabupaten
Donggala, Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong dan Mamuju Utara.
Menurut
informasi, hingga pukul 02.00 WITA kemarin, gempa-gempa kecil masih
terus terjadi yang membuat masyarakat panik dan berlarian menuju
ketinggian. Gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu tersebut telah
melumpuhkan semua akses.
Namun
kondisi terakhir disebutkan, sinyal telkomsel sudah mulai tersambung
meski hanya kadang-kadang. Hal ini dikarenakan kondisi sinyal masih
sulit serta lisrik masih padam. Sehingga, masyarakat yang berada di sana
menyarankan supaya lebih baik berkomunikasi melalui SMS saja serta
tidak terlalu lama untuk menelpon. Hal ini supaya dapat menghemat
baterai sambil menunggu akses listrik menyala.
Selain
itu menurut kabar, perjalanan tim dari Poso ke Palu masih terkendala di
kebun kopi. Perjalanan kemudian direkomendasikan melewati Napu.
Kini
masyarakat Palu yang selamat dari gempa dan tsunami telah mengungsi di
titik yang cukup aman. Dari informasi terdapat beberapa titik
pengungsian sementara. Antara lain, lapangan 132 Tadulako, halaman balai
kota serta lapangan-lapangan yang berada di ketinggian.
Korban
yang selamat dan terluka juga tidak dapat semuanya tertampung di rumah
sakit yang ada di Palu, sebagian besar masih dirawat di tempat
pengungsian sementara.
Saat
ini kota Palu dalam kondisi lumpuh total, akses masuk dan keluar jalur
darat terputus di beberapa titik. Pasca peristiwa tersebut, masyarakat
Palu sangat membutuhkan bantuan. Belum lagi masih banyak korban yang
belum dievakuasi dan teridentifikasi.
BeeHaapy
BeeHaapy
Komentar
Posting Komentar