Manfaat Menyantuni Anak Yatim
Melunakkan Hati yang Keras
Seseorang
yang menanggung anak yatim dan juga mengasihi anak yatim, maka akan
dilembutkan hatinya oleh Allah sWT dan dicukupi kebutuhan setiap
harinya. Sebab seseorang yang mengasihi anak yatim maka akan menjadi
figur orangtua untuk anak yatim tersebut. Kasih sayang yang dicurahkan
pada anak yatim akan melembutkan hati sebab kekerasan hati manusia hanya
berasal dari akhlak yang buruk seperti kikir, dusta, dengki dan
sebagainya.
“Sukakah
kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah
anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya
hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80)
Kebutuhan Hidupnya Terpenuhi
Kebutuhan Hidupnya Terpenuhi
Jangan
pernah sia-siakan kesempatan untuk menyantuni anak yatim sebab tidak
hanya berguna sebagai jaminan surga di akhirat, namun Allah SWT juga
sudah menjanjikan akan memenuhi kebutuhan hidup bagi seseorang yang
menyantuni anak yatim. Apabila menyantuni anak yatim dilakukan, maka
akan seperti berinfak di jalan Allah dan Allah SWT juga akan
melipatgandakan harta bagi hamba yang menyantuni anak yatim tersebut.
“Barang
siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua
yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia
pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)
Mendapat Pahala yang Setara dengan Jihad
Seseorang
yang menyantuni anak yatim, maka akan memperoleh pahala yang setara
dengan melakukan jihad di peperangan dalam membela agama Islam. Pahala
yang sangat besar ini bisa dengan mudah kita peroleh dengan menyantuni
sekaligus menyayangi anak yatim setulus tulusnya.
Barangsiapa
mengurus tiga anak yatim maka ia ibarat orang yang melakukan qiyamul
lail pada malam harinya, berpuasa pada siang harinya, berangkat pagi dan
sore hari dengan pedang terhunus di jalan Allah, aku dan dia berada di
surga seperti dua saudara sebagaimana dua ini yang bersaudara.” Dan beliau menempelkan dua jarinya, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Ibnu Majah No. 3670)
Mempertebal Iman dan Taqwa
Berbuat
baik dengan menyantuni anak yatim akan mempunyai iman dan taqwa yang
semakin kuat dan orang beriman ini akan selalu mematuhi perintah yang
diberikan Allah SWT sehingga selalu berbuat baik seperti firman Allah
SWT, “Dan
bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang
luasnaya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang
bertaqwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan sebagian hartanya, baik
diwaktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat
kebajikan” (Q.S. Ali-Imron : 133-134 )
Mendapat Perlindungan di Hari Kiamat
Rasulullah SAW bersabda, “Demi
Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat Allah SWT tidak
akan mengadzab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya
serta manis tutur katanya.
“Dia
benar-benar menyayangi anak yatim dan mengerti kekurangannya, dan tidak
menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diperoleh Allah
kepadanya. ” (H. R. Thabrani)
Melakukan
salah satu akhlaq baik yakni menyantuni anak yatim juga akan memperoleh
jaminan perlindungan di saat hari kiamat kelak yang akan datang sebab
Allah sangat mencintai hamba-Nya yang tidak sombong dan selalu bersikap
baik pada anak yatim selama hidupnya di dunia.
Bersama Dengan Rasulullah di surga
Bersama Dengan Rasulullah di surga
Keutamaan
yang bisa didapat dengan menyantuni anak yatim adalah memperoleh
kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga sedekat antara jari telunjuk
dengan jari tengah seperti yang sudah difirmankan Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku
dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti
ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari
telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta
agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)
Seorang
muslim yang ingin bersama dengan Rasulullah SAW di surga, maka
disarankan untuk menyantuni anak yatim sebab Rasulullah SAW sudah
memberikan janji surga untuk mereka dan jaraknya seperti jari telunjuk
dengan jari tengah.
Ibnu
Hajar Al Asqalanty Rahimahulla berkata, “Isyarat ini cukup untuk
menegaskan kedekatan kedudukan pemberi santunan kepada anak yatim dan
kedudukan Nabi, karena tidak ada jari yang memisahkan jari telunjuk
dengan jari tengah.”
Komentar
Posting Komentar